Terbenamlah wahai matahari,
Bawa lah segala jemari-jemari pedih,
Dan sertakan KEBAHAGIAAN MALAM setelah ini,
Hingga aku akan temui matahari pagi dengan kecerahan menyinari sebuah kegelisahan.
Matahari...
Aku hanya ingin ada yang tahu bahwa :
Tiada yang dapat menghibur diri kecuali hanya aku sendiri,
Tiada yang mampu mendekap, kecuali hanya aku sendiri,
Tiada yang sudi menemani ku menyaksikan terbenamnya matahari kecuali aku sendiri...
Yah... hanya ada aku dan kau... matahari...
Oh ya Matahari...
Sudikah kiranya kau terbenam sore ini sambil membawa semua kegilaan dunia ?
Membenamkan huru-hara dan melenyapkan kebodohan ?
Jika iya,
Aku ingin secepatnya kegilaan ini kau bawa menghadap tuhan kita ALLAH azza wa jalla,
Ceritakan pada-Nya betapa dunia sudah semakin gila, dan aku adalah salah satu korban dari kegilaan itu,
Tolong ya Matahari,
Katakan pada Tuhan betapa saat ini aku sangat membutuhkan-Nya.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar