Senin, 06 Januari 2014

AKU INGIN KAU UTUH BAGIKU


hari2 yg dulu dilalui penuh dgn kegersangan dan kehampaan, mencari arti tanpa tau apa yg harus dilakukan, berjalan dgn kesendirian, kegelapan, dan kesukaran..
sampai akhirnya bertemukan pusat keindahan dan ketenangan yg benar2 mendatangkan effect kenyamanan, membuat kegersangan dan kehampaan itu beralih menjadi subur dan lebih berwarna,, taukah kamu dimana kenyamanan itu ditemukan ? yah.. kamu, jawabannya adalah kamu, kamu lh org yg memberi effect kenyamanan yg kutemukan,, aku senang...

seiring berjalannya waktu, berjalannya masa ke masa, ternyata kenyamanan itu tidak lh sempurna terasa, bila tdk memiliki kamu seutuhnya...

terbangunkan, terpilu, mengenang harapan selama ini yg selalu menjadi impian kehidupan ternyata belum terlegalisir dgn keresmian kamu seutuhnya bagiku, sedikit rasa ingin mengadu tp hanya kepada hati sendirilah peraduan itu kulabuhkan.. kelopak mata harus aku fungsikan sbg penahan derasnya luapan kesedihan, yah layaknya lelaki, air mata mesti harus disimpan rapat2, cukup rasakan dgn mata terbuka dan pandangan kedepan penuh harapan, memandang tanpa kedip, terfokus pd 1 titik, tanpa kedip dan.... yah.. aku melamun... belakangan ini aku sering melamun, berharap kamu seutuhnya, benar2 utuh, utuh dan seutuh-utuhnya... gak setengah2..

rasa sayang telah membuat kenyamanan itu semakin meninggi, walau apa yg mesti dihadapi, walau harus membendung dan mengunci air mata agar terlihat tegar, tetap langkah ini akan terus dimajukan,,

sampai saat ini, air mata masih sanggup utk aku tahan, aku simpan dan berusaha ceria, entah sampai kapan aku bisa menyembunyikan tangis dalam tawa, entah kapan saatnya lelaki kehilangan ketegaran hingga air matanya meluap dan meleleh dipipi mulusnya, yah... aku terlanjur sayang dan akan terus menyayangi, "SAYANG, JANGAN BUAT AKU MENANGIS DAN BERSEDIH, KARENA AKU BENAR2 SAYANG PADAMU".

Tidak ada komentar:

Posting Komentar